Iklan Atas Mata Ikan

Revolusi Besar Indonesia Harus Dimulai Dari Dalam WC
4/ 5 stars - "Revolusi Besar Indonesia Harus Dimulai Dari Dalam WC" Dua ratusan tahun sebelum masehi, saat Raja Hiero II menguasai Kerajaan Syracuse di Sisilia, Itali. Hidup seorang ilmuwan nyentrik bernam...

Revolusi Besar Indonesia Harus Dimulai Dari Dalam WC

Mata Ikan

Dua ratusan tahun sebelum masehi, saat Raja Hiero II menguasai Kerajaan Syracuse di Sisilia, Itali. Hidup seorang ilmuwan nyentrik bernama Archimedes, atau yang akrab disapa Acci'.

Jika anda pernah menyimak sedikit saja pelajaran fisika dasar, tentu bukan hal yang sulit untuk mengingat kontribusi Acci' merubah arah sejarah peradaban manusia.

Satu waktu, di WC umum, Acci' melompat masuk ke dalam bak mandi. Air baknya meluap. Dia tiba-tiba menyadari telah menemukan sesuatu yang penting.

"Benda yang tercebur ke dalam zat cair terdorong ke atas dengan suatu gaya yang besarnya setara dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut"

Belakangan, ini dikenal sebagai hukum hidrostatika. Dari situ, ras manusia akhirnya bisa menikmati kapal selam, scuba diving, jet ski, bendungan, rumah terapung hingga sanggup mengeksplorasi minyak di lepas pantai.

Dua abad kemudian. Di kota New York Amerika Serikat, Woody Allen tumbuh menjadi sosok sineas serba bisa. Sutradara, aktor, penulis, standup comedian dan klarinetis.

Saya tidak bisa membayangkan bagaimana orang lain sanggup menjalani hidup tanpa pernah menikmati film-film keren Allen; Sweet and Lowdown, Annie Hall, Manhattan, Interiors, Love and Death, Small Time Crook, Oedipus Wrecks, Match Point, Zelig, dll

Woody Allen memproduksi karya yang kaya dengan joke-joke cerdas. Kadang diselingi kutipan romantis dan satir sosial sekaligus.

Salah satu kutipan favorit saya "I'm not afraid of death. I just don't want to be there when it happens".

Poin penting yang perlu dicatat dari kreatifitas Woody Allen adalah keberhasilannya memungut imajinasi dari ritual khusyuk berjam-jam di dalam WC.

-----

Sampai hari ini saya percaya, WC adalah ruang privat. Ruang menyelenggarakan kebebasan. Karena itu, norma, nilai dan struktur sosial tidak boleh mengintervensi apa yang kita lakukan di dalam sana.

Kita bebas berekspresi, berhak mengeluarkan "you know what" dengan gaya apapun yang kita sukai; jongkok, duduk dll. Hasrat tidak seharusnya direpresi.

Di dalam WC, kita bebas untuk membaca koran dan buku, bebas menyeruput kopi, hingga makan pisang goreng.

Teman saya bahkan dengan sengaja melakukan semua hal tadi sambil menatap dan menghirup aroma "you know what"-nya sendiri.

Menjijikan ? ah itu cuma persepsi. Coba jawab dengan keras, mana yang lebih menjijikan, "makan pisang goreng sambil berak" atau "makan daging dari hasil korupsi" ? Aaauuuhhh.

Saya melakukan survei kecil-kecilan pada 10 orang teman, 5 laki-laki dan 5 perempuan, berusia 19-23 tahun yang tinggal dalam satu tempat kost.

Saya menanyakan "Apa yang kalian lakukan saat berada di dalam WC ?". Berikut jawaban-jawaban mereka :

#1 Cari Inspirasi

Dari jawaban-jawaban responden, ide dan inspirasi bisa muncul dari berbagai varian aktivitas. Membaca, meditasi, merokok, menelpon, dll. Saya tidak tahu secara detail prosesnya.

Tapi konon, berada di dalam WC merangsang bagian prefrontal lobes dan neocortex pada otak bekerja lebih efektif dan maksimal. Efeknya kita mampu fokus untuk menemukan ide dan inspirasi.

#2 Mengkhayal

10 responden mengaku sering mengkhayal saat berada di dalam WC. Ada yang berkhayal menikahi Laudya Cynthia Bella, memacari Oppa Song Joong Ki, atau sekedar berkhayal menjadi bantal guling. Bahkan ada juga yang berkhayal menjadi dinosaurus.

#3 Menyontek

Modus kebelet dan meminta izin ke WC sering dilakukan banyak orang. 8 responden dengan jujur mengakui, sejak SD sampai kuliah, masih setia menggunakan WC sebagai tempat menaruh dan membuka contekan. 2 responden lain mengaku hanya mengantar teman membuka contekan.

#4 Melanjutkan Tidur

Ini biasanya terjadi pada mereka yang hidup dengan didikan keluarga yang "keras". 2 responden berujar, kadang saat dibangunkan pagi buta entah untuk shalat subuh atau mengantar ibu ke pasar, mereka akan masuk WC untuk melanjutkan tidur.

#5 Bergosip

5 responden berujar aktivitas yang mereka lakukan saat berada di dalam WC adalah bergosip. Masuk bergerombol, buang air dua menit, lalu ngaca dan bergosip ria sampai sejam. Gosip apa saja.

-----

Berdasarkan hasil survei absurd di atas, saya menyimpulkan; WC memunculkan relaksasi, memicu rasa nyaman dan aman.

Kenyamanan dan keamanan tersebut hanya bisa diperoleh jika kebersihan WC terjaga. Hal baik hanya akan lahir dari sesuatu yang baik pula. Iya kan ?

Secara nasional, kondisi WC kita masih memprihatinkan. Data WHO menempatkan Indonesia di peringkat tiga negara dengan sanitasi terburuk.

As previously mentioned, seketika saya yakin bahwa berbagai persoalan kebangsaan yang kita hadapi hari ini hanyalah spektrum. Persoalan dasarnya adalah akses WC yang comfortable. Sekian.

Selamat hari WC sedunia, 19 November. IN WC WE TRUST !!!

Yang Baru Mata Ikan

Lihat semua

Subscribe Sekarang